Perkembangan Puisi di Indonesia

Perkembangan Puisi

Dilihat dari segi kewaktuan, puisi Indonesia dibedakan menjadi puisi lama dan puisi modern. Puisi lama Indonesia umumnya berbentuk pantun atau syair. Dan bersifat anonim karena tidak disebutkan siapa pengarangnya. Puisi lama menjadi milik masyarakat.

Puisi modern, atau puisi baru, berkembang sejak bangsa Indonesia mengenal pendidikan formal. Maka puisi modern Indonesia mulai muncul tahun 1920-an karena pada tahun itulah bangsa terdidik Indonesia mulai muncul. Sejak itu puisi baru Indonesia terus berkembang. Sejarah perpuisian Indonesia mencatat beberapa penyair berikut:


I Angkatan Balai Pustaka-Angkatan ‘66

Angkatan

Balai Pustaka

Punagga Baru

‘45

‘66

1. Muhammad Yamin

2. Roestam Effendi

3. Sanusi Pane.

1. Amir Hamzah

2. J.E. Tatengkeng

3. Sutan Takdir Alisjahbana

1. Chairil Anwar

2. Sitor Situmorang

3. Asrul Sani

4. Harijadi S. Hartowardijo

1. Rendra

2. Ramadhan K.H.

3. Toto Sudarto bachtiar

4. Sapardi Djoko Damono

5. Subagio Sastrowardojo

6. Ajip Rosidi

7. Kirdjomulyo

8. Taufik Ismail

9. Goenawan Mohamad

10. Masur Samin

11. Hartijo Andangdjaja

12. Piek Ardijanto Suprijadi

13. Slamet Sukirnanto

14. Toeti Heraty

15. Abdul Hadi W.M.

16. Darmanto Jatman

II. Angkatan ’70-an sampai sekarang

Angkatan

’70-an

’90-an

‘2000-an

1. Sutardji Calzoum Bachri

2. Yudhistira Ardinugraha

3. Linus Suryadi A.G.

4. Leon Agusta

5. Hamid Jabar

6. Eka Budijanta

7. F. Rahardi

8. Emha Ainun Nadjib

9. Djawawi Imron

1. Sides Sudyarto D.S.

2. Rahim Qahhar

3. Arwan Tuti Arta

4. Gunoto saparie

5. Rusli Marzuki Saria

6. Husni Jamaluddin

7. Ibrahim Sattah

8. Agus Sarjono

9. Cecep Syamsul Hari

10. Soni Farid Maulana

11. Acep Zam-zam Nur

12. Joko Pinurbo

13. dll

1. Nenden Lilis Aisyah

2. Mohamad Wan Anwar

3. Jamal D. Rahman

4. dll.

Penyebutan nama-nama di atas tentu saja masih belum lengkap karena penyair-penyair Indonesia yang tersebar di berbagai daerah masih banyak. Boleh jadi jumlahnya sampai ratusan, bahkan ribuan. Yang tercatat di atas hanyalah penyair-penyair yang secara intens kerap muncul di media massa dengan karya-karyanya, baik karya berbentuk puisi itu sendiri maupun esai-esainya. Dan oleh pengamat sastra (kritikus) dicatat namanya sebagai penyair yang karyanya layak disebut puisi-puisi yang bermutu.

Kita kutip karya-karya mereka berikut ini. Tentu saja tidak semua karya mereka tercatat di sini karena akan menghabiskan berlembar-lembar kertas, atau bahkan berjilid-jilid buku. Yang dicatat berikut ini adalah nama yang paling terkenal dan emwakili zamannya

Leave a comment »

puisi

Sepercik Anggur cinta untukmu
Ditulis oleh Efendi Jack
Wednesday, 17 October 2007

Kalah cakrawala menampakkan kesombongan
Dan sebuah senyum terukir sempurna dari sudut bibirmu
Aku berdiri di titian yang mungkin sudah ribuan kali aku lewati
Hanya untuk menunggumu menolehkan wajahmu padaku

Seperti senja yang telah lalu
Aku berdiri disini dengan sebuah cawan cinta yang usang
Dan mengharap sepercik anggur cinta
Anggur cinta yang kau perah dengan ketulusan
Serta kau bubuhi dengan derasnya airmatamu

Seperti Anggur Cinta untukmu
Akan aku suguhkan dengan kesenjangan jiwaku
Aku tak tahu diri…….. …..
Bisikku berkomat-kamit didepan cawan yang berisi anggur
Bak sang Dukun merapal jampi kala malam wingit
Aku masih disini…… ……… .
Mengucapkan Selamat Ulang tahun sayang…… …..
Untukmu…perempuan yang kini tidur dalam pelukan suamimu

Mojokerto, 25 September 2007
Malam menjelang ulang tahun Gadis Trawas.

Leave a comment »

Data Pribadi

Nama : Indah Purwanti
Kelas : XII Bahasa
Alamat : Ds.Manisrenggo No.80 Kediri

Leave a comment »

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Comments (1) »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.